Perbedaan Antara Arsitek dan Insinyur Sipil

Arsitek dan Insinyur Sipil adalah dua profesi yang sangat identik dengan pembangunan. Malahan, mungkin ada beberapa orang yang masih kebingungan untuk membedakan tugas keduanya. Padahal, walaupun keduanya mungkin bekerja di perusahaan yang berkaitan dengan konstruksi seperti perusahaan kontraktor Jakarta, namun keduanya memiliki peranan yang berbeda.

Pendidikan dan Gelar

Hal pertama yang membedakan antara menjadi seorang arsitek dan teknik sipil, tentu saja jurusan pendidikan yang harus ditempuh.

Untuk menjadi seorang arsitek, maka seseorang harus menempuh pendidikan di bidang arsitektur. Lulusannya mendapat gelar S.Ars atau Sarjana Arsitektur. Arsitek adalah sebutan untuk profesi yang dijalaninya. Saat mengenyam pendidikan, mahasiswa arsitektur mempelajari desain dan gambar bangunan serta bagaimana mempresentasikan sebuah bangunan yang indah dan memiliki fasilitas yang baik.

Sementara Insinyur Teknik Sipil mengambil jurusan Teknik Sipil dan mendapatkan gelar sebagai Sarjana Teknik Sipil. Sebutan untuk profesinya adalah Insinyur Sipil. Ilmu Teknik Sipil mempelajari perhitungan berbagai struktur bangunan, bagaimana agar bangunan dan operasionalnya berjalan baik dari segi fungsi dan keamanan bangunan, rencana anggaran bangunan serta pelaksanaan pembangunan.

Perbedaan Tugas dan Fungsi

Perbedaan Antara Arsitek dan Insinyur Sipil

Perbedaan utama seorang arsitek dan insinyur sipil adalah pada tugas dan fungsi (jobdesk) mereka dalam projek pembangunan suatu gedung. Seorang arsitek lebih fokus pada desain sebuah gedung atau bangunan. Sementara seorang insinyur sipil menggunakan ilmu matematika untuk menghitung struktur bangunan agar mungkin direalisasikan.

Saat keduanya bekerja dalam sebuah perusahaan konstruksi Jakarta, maka mereka akan saling bekerja sama merencanakan dan merealisasikan pembangunan gedung tersebut. Seorang arsitektur bertugas mengembangkan ide dan merancang desain bentuk bangunan dan ruangan serta tiap detail bangunan.

Keindahan bangunan merupakan fokus arsitek. Sehingga arsitek akan mendesain bentuk gedung yang indah, memilih material bangunan yang tekstur dan warnanya sesuai dengan konsep. Setelah arsitek membuat desain gedung dalam kertas dan maket, mereka akan menyerahkannya kepada Insinyur Sipil untuk perhitungan dan eksekusi.

Insinyur Sipil bertugas melakukan perhitungan secara matematis untuk membangun struktur bangunan yang kuat hingga mampu didirikan. Jika arsitektur fokus pada keindahan, maka teknik sipil fokus pada kekuatan bangunan. Insinyur sipil  harus dapat membuat rancangan menjadi mungkin untuk direalisasikan.

Itulah perbedaan antara arsitek dan teknik sipil. Kedua profesi ini harus dapat bekerja sama dengan baik dalam sebuah perusahaan kontraktor Jakarta agar dapat menghasilkan bangunan-bangunan yang indah, kuat dan aman.