Menghemat Tinta dengan Print Hitam Putih

Kita semua pasti pernah melakukan yang namanya kegiatan mencetak, entah sebagai penyedia jasa cetak atau pengguna. Sering sekali kita mendapati bahwa mencetak kertas dengan warna hitam putih dibandrol harga lebih murah, misal bandrol print hitam putih 250/lembar, warna 500/lembar tergantung harga masing-masing lokasi. Artinya harga tinta hitam putih bagi jasa percetakan mungkin lebih murah ketimbang print berwarna. Lalu apa benar harga print hitam putih ini memang bisa lebih hemat untuk kedua belah pihak baik si pengguna maupun si penyedia jasa cetak?

Dilihat dari Segi Ekonomi

Penyedia jasa ataupun pengguna jasa cetak tentunya ingin melakukan sebuah transakasi yang saling menguntungkan. Untuk mendapatinya, si pengguna jasa biasanya lebih suka menggunakan print hitam putih ketimbang print warna karna harga untuk print hitam putih dipercaya lebih murah. Sedangkan bagi si penyedia jasa tentu mendapat keuntungan yang lebih sedikit jika mencetak warna hitam putih karena harga yang dibandrol lebih murah. Padahal pembelian semua warna tinta di toko biasanya dibandrol harga yang hampir sama alias tidak jauh berbeda.

Menghemat Tinta dengan Print Hitam Putih

Dilihat dari Segi Penggunaan

Semakin banyak pengguna jasa yang mencetak hitam putih, maka semakin cepat habis juga tinta yang digunakan oleh penyedia jasa. Artinya penggunaan print hitam putih bagi penyedia jasa cetak tentunya sama saja perbandingannya dengan penggunaan tinta warna. Misalnya dalam sehari pengguna jasa melakukan print hitam putih sebanyak 1000 lembar, dan print warna sebanyak 200 lembar. Penyedia jasa tentunya harus menyetok lagi kebutuhan tinta hitam untuk keperluan toko meskipun keperluan untuk tinta berwarna masih sangat tercukupi. Hemat ataupun tidak tentu tergantung dengan penggunaan harian si pelaku jasa. Namun bagi si pengguna jasa akan lebih hemat mencetak 1000 lembar  dengan harga print hitam putih yang lebih terjangkau.

Dilihat dari Segi Kualitas

Kualitas antara print hitam putih dan warna sebenarnya sama saja. Namun jika memang perlu mencetak sebuah gambar maka alangkah baiknya menggunakan print hitam putih. Maka penggunaan print hitam putih ataupun berwarna sama saja bagi penyedia maupun pengguna jasa percetakan. Kualitas akan sama baiknya selama si penyedia jasa selalu sigap mengisi tinta agar tak terjadi penurunan kualitas gambar cetakan.

Bicara tentang hemat atau tidaknya penggunaan print hitam putih akhrinya kembali pada beberapa hal diatas ya, baik hemat bagi para penyedia jasa cetak ataupun penggunaannya, meskipun dari segi ekonomi harga jasa print hitam putih memang cukup hemat digunakan.