Ciptakonstruksi.com – Di bidang konstruksi, beton menjadi salah satu elemen yang paling penting. Karena itu padat dan kuat, beton dapat digunakan untuk konstruksi bangunan, DAK, jalan, dan sebagainya. Kepadatan beton sangat mempengaruhi kualitas dan kekuatan beton. kualitas beton padat dan tidak dapat dipisahkan dari proses manufaktur. Salah satu faktor yang menentukan kepadatan beton ketika proses manufaktur adalah penggunaan vibrator internal dan eksternal.

Kegagalan Yang Sering Terjadi Saat Membuat Adonan Untuk Beton

Vibrator atau vibrator yang digunakan dalam proses produksi beton berfungsi untuk menyatukan campuran bahan keduanya kompak. Menggunakan vibrator kurang cocok bisa menyebabkan cacat dalam beton. Akibatnya, hal itu dapat mempengaruhi kepadatan dan kualitas beton. Nah, di sini kita akan merangkum jenis cacat dalam beton.

Jenis kecacatan pada beton dan Pencegahan

Untuk menghindari cacat selama proses manufaktur beton harus mengidentifikasi terlebih dahulu jenis spesifik berikut dari cacat dan pencegahan.

1. Sarang lebah berpori

Berkeropos sarang beton lebah disebabkan oleh beberapa faktor. Di antaranya campuran agregat kurang halus, ada segregasi pada beton karena plastik kurang kental, atau karena beton tidak sepenuhnya diisi cetakan. Jika cacat terjadi dengan cara ini, maka beton tidak akan bertahan lama karena kekuatannya kurang. Oleh karena itu, pencegahan dapat dilakukan dengan meningkatkan kehalusan campuran agregat dan memastikan bahwa ukuran cetakan dalam integritas bersama pemadatan yang cukup. Selain itu, penggunaan vibrator internal dan eksternal dilakukan dengan benar dan benar.

2. Pengelupasan (Scaling Gumpil)

Kecacatan terjadi pada beton mengelupas karena lapisan beton permukaan yang hanya mengandung materi agregat dan mengeras. Penyebab lainnya mungkin karena pelebaran bekisting terlalu cepat, cetakan kurang licin atau kurang stabilitas segregasi beton. Untuk menghindari jenis kecacatan, itu harus dihindari dengan menentukan waktu yang tepat untuk pembukaan shuttering itu, melumasi rasa cetakan, dan meningkatkan isi dari pasta semen.

3. Burik Cacat

Faktor utama kecacatan berceceran beton adalah karena air, udara, dan cetakan pelumas terjebak. Jika terjadi cacat poin, beton tidak dapat digunakan secara optimal. Oleh karena itu perlu untuk meninjau komposisi dan waktu pengadukan dan penggunaan vibrator internal dan eksternal secara tepat.